Potensi.news, (Tanjungpinang) – Oknum Ketua Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, berinisial Us. Disaat tengah berada di rumah seorang perempuan paruh baya yang berprofesi sebagai seorang ibu rumah tangga berinisial Ti pada Selasa 18 Juni 2024 dini hari sekira pukul 00:30 WIB digerebek warganya.
Kejadian penggerebekan itu sempat membuat heboh, sehingga Aparat Kepolisian setempat ikut turun tangan mengamankan oknum ketua RT Us dan Ti yang diduga pasangan selingkuh tersebut. Hal itu dilakukan Aparat kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di tanggal yang sama awak media ini berhasil menjumpai Oknum ketua RT tersebut di kediamannya sekira pukul 19:15 WIB. Menurut keterangan RT tersebut, hal ini hanya salah paham warga saja, yang mencurigai bahwa dirinya dan Ti ada hubungan spesial.
“Saat kejadian, malam 17/06/24 (Lebaran Idul Adha-red) sekira pukul 21:30 WIB, saya melewati rumah Ti, dan kebetulan kami saling sapa, karena kami sudah lama kenal. Mengingat hari itu Lebaran Idul Adha dan tentu saya bertanya apakah sudah masak daging korban? Pertanyaan saya dijawab oleh Ti dengan jawaban ‘sudah’. Mendengar jawaban itu, saya spontan langsung terucap ‘bolehkah numpang makan, karena di rumah belum masak?’ ya seterusnya saya di persilahkan masuk oleh Ti” terang Oknum RT tersebut.
Menanggapi pertanyaan dari awak media perihal kenapa motor RT Us bisa berada di dalam garasi dan garasinya di gembok, serta langkah penyelesaian apa yang di ambil saat berada di kantor polisi.
Oknum RT Us pun menjawab “saat itu Ti tidak enak dengan warga jika ada motor yang parkir di depan pintu garasi rumah, terlebih saat itu sudah malam, sehingga motor yang saya gunakan di masukan di dalam garasi. Kalo di kepolisian, saya dan Ti serta suaminya Ti sama-sama sepakat untuk tidak melanjutkan atau memproses kejadian ini, karena kami sudah lama kenal baik satu sama lainnya” terang Oknum RT Us.
Namun demikian keterangan oknum RT tersebut kepada media ini, semua di bantah oleh warga yang sering menyaksikan kedatangan oknum RT ke rumah perempuan tersebut, yang dinilai sudah tidak wajar.
Salah satu warga yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan “oknum Ketua RT Us sudah sering bertamu di tempat perempuan itu yang berinisial Ti. Padahal Ti berprofesi sebagai ibu rumah tangga punya suami dan anak. Kebetulan suaminya sering tidak ada di rumah karena lagi kerja di Toapaya” sebut narasumber, Selasa (18/06/24) lalu.
Lebih lanjut, narasumber mengatakan “jika bertamu sampai larut malam elok tidak? apa lagi orang tersebut berstatus sebagai Ketua RT, dan terlebih lagi yang disambangi perempuan yang bersuami, dan suaminya lagi tidak di rumah. Bagaimana pandangan kami sebagai warga menilai kelakuan oknum ketua RT ini. Susah nak dijelaskan dengan kata-kata, tapi yang jelas kelakuan oknum RT Us itu sudah tidak wajar, “Cetus narasumber yang namanya tidak ingin disebutkan yang saat itu ikut grebek oknum Ketua RT. (Red)
Bersambung….












