Potensi.news, Tanjungpinang- Tidak bisa di bayangkan jika institusi Polri yang kita banggakan, yang kita cintai ini disepelekan. Oleh ulah bandar judi sabung ayam, cingkoko alias goncang dadu dan togel alias sie jie. Dimana para bandar judi terkesan kebal terhadap hukum yang berlaku di Negara Indonesia yang kita cintai ini. Bahkan terhadap aparat penegak hukum tidak ada lagi rasa takut. Saat menjalankan bisnis judi tersebut. Ini menjadi pertanyaan besar? Kok bisa? Apa yang sedang terjadi disana?, Kamis (26/10/2023).
Dengan penuh harapan terhadap aparat penegak hukum yang kita cintai ini. Jangan biarkan para bandar-bandar judi sabung ayam, cingkoko dan togel sie jie menganggap institusi penegak hukum itu terkesan menyepelekan. Guna mengungkap perjudian dengan modus seperti ini, perlu kejelian pihak kepolisian dalam menempatkan personil. Dalam hal ini yang dimaksud korp intelijen agar bisa mengungkap perjudian. Seperti halnya sabung ayam, cingkoko dan togel sie jie di Kota Tanjungpinang.
Ternyata di Kota Tanjungpinang Ibu Kotanya Provinsi Kepulauan Riau. Tepatnya di Batu 14 di belakang kandang ayam ternyata arena terbesar dan pengunjungnya sangat ramai. Dimana semua orang tahu, itu berada di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang yang saat ini di pimpin oleh Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Heribertus Ompusunggu, S.I.K., M.Si., Dengan ini diminta tegas. Dalam hal ini tangkap bandar judi tersebut. Dan jangan beri ruang yang selama ini terkesan menyepelekan aparat penegak hukum setempat. Yang juga mengesampingkan hukum yang berlaku. Sekaligus tindak oknum polisi yang nakal, jika terbukti ikut serta membekingi judi sabung ayam, cingkoko dan togel sie jie di daerah wilayah hukum Polresta Tanjungpinang. Seperti di kampung Nusantara, km 14 Jl. Nusantara arah Kijang dan Jl. Ganet Kp, air bukit.
Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Pemuda Bentan (DPP P2B) Provinsi Kepulauan Riau meminta aparat penegak hukum untuk segera menindak aktivitas judi sabung ayam, cingkoko dan togel yang terjadi di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang.
“Saya minta aparat penegak hukum untuk segera menindak tegas segala aktivitas yang berbau judi yang berlangsung di Kota Tanjungpinang yang merupakan ibukotanya Propinsi Kepulauan Riau,” Kata Ketua DPP P2B Kepri Hendra, selasa (24/10/2023) lalu.
Karena menurutnya, aktivitas judi adu ayam alias sabung ayam, cingkoko alias goncang dadu dan togel alias sie jie, dinilai terang-terangan. Terkesan kebal terhadap hukum yang berlaku. Dan tidak ada lagi rasa takut sama sekali terhadap aparat penegak hukum. Yang kita cintai ini dan yang kita banggakan ini. Namun, seperti di kampung Nusantara Dompak km 8 Tanjungpinang, km 14 Jl. Nusantara arah Kijang, Kota Tanjungpinang dan Jl. Ganet Kp, air bukit. Yang juga sering di sebut markas judi terbesar di Tanjungpinang. Selama ini kegiatan tersebut berlangsung di lokasi itu seolah luput dari perhatian dari aparat penegak hukum. Kegiatan Sabung Ayam, Cingkoko, dan Togel Sie Jie di Kota Tanjungpinang setiap hari Rabu, Sabtu dan Minggu.
“Khususnya di Tanjungpinang masalah judi tersebut sangat lah menjadi perhatian dan bahan perbincangan hangat di kedai kopi. Padahal tak jauh dari lokasi aktivitas judi sabung ayam, cingkoko dan togel itu ada kantor Polsek Tanjungpinang timur, mengapa seolah luput dari pantauan,” Tanya Hendra dengan heran.
“Tentunya sebagai masyarakat yang taat dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia yang tercinta ini. Kita juga bertanya mengapa aparat penegak hukum membiarkan aktivitas judi itu,” sambungnya.
Untuk itu tambah dia, apabila aparat penegak hukum didaerah tersebut tidak mampu untuk melakukan penindakan. Maka saya akan segera mendatangi Polda Kepri untuk melaporkan dugaan pembiaran aktivitas judi tersebut oleh aparat setempat.
“Kita akan mendatangi Polda Kepri agar ada tindakan. apabila aktivitas judi di ibukota Propinsi Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang tepatnya di kampung Nusantara Dompak km 8 Tanjungpinang, km 14 Jl. Nusantara arah Kijang, Kota Tanjungpinang dan Jl. Ganet Kp, air bukit yang sering di sebut markas judi terbesar di Tanjungpinang. masih terkesan pembiaran oleh aparat penegak hukum setempat,” Ujar Hendra Tegas.
Sementara itu, media ini mengkonfirmasi AKP Mohammad Darma Ardiyaniki, S.T.K, S.I.K, M.Sc., Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, senin 22/10/23 lalu. Namun sampai sekarang belum memberikan tanggapan.
Senada dengan itu, media ini juga mengkonfirmasi IPTU Giofany Casanova Kasi Humas Polresta Tanjungpinang senin 22/10/23 lalu. Namun sampai sekarang belum mendapatkan tanggapan. (Red/ Tim)






