Korban Curanmor di Tanjungpinang Mengeluh: Polresta Tanjungpinang Lambat Dalam Memberantas Komplotan Curanmor.

Tanjungpinang582 Dilihat

Potensi.news, Tanjungpinang- Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di Wilayah Hukum (Wilkum) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang terus meningkat. Dalam periode bulan Januari – Juni (6 bulan-red) di tahun 2024, di ketahui sebanyak 15 motor telah hilang di Kecamatan Tanjungpinang Timur, angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya di periode yang sama, Sabtu (22/06/2024).

Salah satu narasumber yang namanya tidak ingin disebutkan, yang juga korban curanmor mengatakan “saya sebagai salah satu korban pelaku pencurian motor, saya sangat menyayangkan atas lambannya kinerja kepolisian Polresta Tanjungpinang dalam mengungkap kasus pencurian motor yang terjadi di wilayah Kota Tanjungpinang” ucap narasumber, Jumat (21/06/24).

Lebih lanjut, narasumber sekaligus korban curanmor mengatakan “pihak kepolisian terkesan lambat dalam memberantas komplotan pencurian motor. Saya merasakan hal tersebut secara pribadi hingga kini sepeda motor saya maupun pelaku pencurian masih belum ditemukan, dan saya belum mendapatkan informasi lanjutan atas tindakan pelaporan yang saya laporkan” Keluh narasumber.

Sebelumnya, pada bulan Mei lalu narasumber melaporkan telah kehilangan satu unit sepeda motor. Pada hari yang sama pula ketika narasumber melaporkan hal tersebut di Polresta Tanjungpinang, Narasumber juga mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kehilangan sepeda motor dikota Tanjungpinang sebanyak 3 unit.

“Saat saya membuat laporan di bulan Mei 2024, pihak kepolisian menyampaikan sudah ada 3 laporan yang sama. Dan hingga sampai pada saat ini, saya mendapatkan informasi bahwa pencurian sepeda motor marak terjadi di Kota Tanjungpinang. dan belum dapat diberantas oleh pihak kepolisian” terang Narasumber.

Masih narasumber mengatakan “dengan demikian saya sangat berharap pihak kepolisian dapat memberikan perhatian yang sangat serius dan dapat memberikan serta menunjukkan kinerja yang optimal dalam mengungkapkan dan memberantas kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di kota Tanjungpinang” tutup narasumber. (Red)

 

 

 

Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *