Potensi.News, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung meminta agar orangtua memberi kesempatan proses PPDB berjalan hingga selesai.
Hal tersebut menyusul banyaknya aduan dari masyarakat karena didapati calon siswa SMK diterima masuk di jurusan yang bukan pilihan utama yang diinginkan.
“Setiap aduan masyarakat tetap kita tampung dan kita rapatkan di internal kita, lalu kita laporkan kepada gubernur. Tentu kita akan mengklasifikasikan setiap aduan yang masuk. Diantaranya ada aduan yang bisa kita akomodir dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu dan ada juga yang mungkin memang tidak bisa kita tanggapi,” ujarnya, Kamis (22/6/2023).
Andi juga meminta kepada para orangtua yang sedang mendampingi proses pendaftaran masuk sekolah untuk anak-anaknya turut memberikan edukasi yang baik kepada anak-anak.
“Jika ada yang memang harus ditanyakan silahkan bertanya, tanpa harus emosi lalu menghujat, menyalahkan kebijakan dan sebagainya. Kita sebagai masyarakat Melayu yang dikenal ramah dan santun harus memahami dan mengedepankan itu,” pinta Andi.
Semangat sistem PPDB online, lanjut Andi lagi adalah untuk mengedukasi masyarakat bahwa semua sekolah adalah sama, yakni sebagai tempat untuk belajar dan mengajar.
“Anak yang memang dasarnya rajin, pintar dan disiplin diterima di sekolah manapun akan tetap menjadi anak yang rajin, pintar dan disiplin,” tutup Andi.






