Polresta Tanjungpinang Dinilai Tidak Serius Melawan 303, Ahang, Aping, Ahwa, Aceng dan Akau Diduga Bos Besar Judi Togel Makin Perkasa.

(Potensi.news), Tanjungpinang– Aktivitas judi togel atau siji Singapore dan Hongkong di Kota Tanjungpinang menjamur kembali. setelah sebelumnya tutup karena adanya instruksi Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya, dari Mabes Polri hingga Polda, untuk membabat habis pelaku aktivitas judi, baik online maupun konvensional. Tak hanya para pemain dan bandar saja, namun juga pihak yang mem-backing di belakangnya.

Akan tetapi, instruksi sang Kapolri orang nomor satu di kepolisian tersebut, belakangan ini mulai kendur. Terlihat berjalannya aktivitas judi jenis togel dan siji di Wilayah Hukum Polresta Tanjungpinang khususnya di wilayah Kecamatan se-Kota Tanjungpinang sebagai berikut:

1. Kecamatan Bukit Bestari.

2. Kecamatan Tanjungpinang Barat.

3. Kecamatan Tanjungpinang Kota.

4. Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Pengembangan yang dilakukan awak media ini beserta tim, Rabu (01/10/25) lalu. aktifitas judi togel atau Siji, buka di semua titik lokasi yang berada di wilayah Kelurahan se-Kota Tanjungpinang sebagai berikut:

l. Dompak, Sei Jang, Tanjung Ayun Sakti, Tanjungpinang Timur, dan Tanjung Unggat.

ll. Bukit Cermin, Kampung Baru, Kemboja, dan Tanjungpinang Barat.

lll. Kampung Bugis, Penyengat, Senggarang, dan Tanjungpinang Kota.

lV. Air Raja, Batu IX, Kampung Bulang, Melayu Kota Piring, dan Pinang Kencana.

Aktivitas judi togel dan siji marak ditemui. bahkan awak media ini mencoba bertanya kepada para pemain tebak nomor togel, Hongkong dan siji. untuk mengetahui hadiah yang diberikan bandar melalui koordinatornya dilapangan.

Untuk putaran tebak nomor judi siji dilakukan tiga kali dalam satu Minggu yakni pada hari Rabu, Sabtu dan Minggu, sedangkan untuk jenis togel dilakukan Senin, Kamis, serta Hongkong dilakukan setiap malam.

“Untuk hadiah Siji itu ada 23 hadiah dalam tebakan 4 digit angka, pembelian kelipatan Rp 1.000, dapat hadiah pertama (1 st) = Rp 2 juta dari bandar, turun ke pembeli Rp 1,8 juta, hadiah kedua (2 St ) Rp 1 juta turun ke pembeli Rp 900 ribu, hadiah ke tiga (3 rd) = Rp. 500 ribu turun ke pembeli Rp. 450 ribu.

Sedangkan, untuk hadiah ke empat ada 20 nomor yang disajikan dengan hadiah Rp 250 ribu dari bandar. Kemudian, turun ke pemain Rp 225 ribu untuk 4 digit nomor yang kena tebak, dan untuk hadiah ke lima sama dengan hadiah ke empat hanya bedanya hadiahnya beda yakni Rp 70.000 dari bandar dan turun ke pemain Rp 65.000/4 angka tebakan nomor.” Ungkap salah warga, yang namanya enggan di publish, Sabtu (04/10/25) lalu.

Lebih lanjut, dia katakan tak hanya hadiah tebakan 4 angka yang mendapat hadiah, bandar juga memberikan hadiah untuk tebakan 3 angka dan 2 angka tebakan pada hadiah siji dimaksud, “tutup narasumber yang namanya tidak ingin publish.

Senada dengan diatas, Sabtu (04/10/25) lalu. dibenarkan oleh mantan pembeli nomor yang juga pernah ditangkap oknum polisi, Firman seorang warga yang nongkrong disalah satu kedai kopi mengatakan Ia mengaku masih ingat walaupun sekarang sudah tidak beli lagi apa lagi coba-coba beli togel. Togel ini tidak bakalan bisa di ungkap di permukaan apa lagi dijerat dengan undang-undang kalau tak percaya tanya sama polisi aja. Kalau bisa diungkap ya pastilah penjara penuh kasus pasal 303. Ia melanjutkan, dengan mengungkapkan hadiah siji berbeda dengan togel dan Hongkong.

“Hadiah Togel dan Hongkong sama, untuk pembelian Rp.1.000 yang 4 angka turun dari badar Rp 3 juta dan kepada pembeli Rp 2,5 juta, hadiah untuk tiga angka Rp 500 ribu dari bandar, sampai ke pembeli Rp 450 ribu, sedangkan untuk pemenang tebakan 2 angka mendapat Rp 70ribu.

Tambahnya lagi, bagi penampung diwarung-warung bandar memberikan 20% dari omset pembelian pemain, “tutup Firman.

Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Pemuda Bentan (P2B) Hendra, saat di wawancarai, Jumat (17/10/25) lalu melalui sambungan telepon yang posisinya berada didepan Gedung Presisi Mabes Polri di Jalan Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengatakan “Tentu hal ini menjadi salah satu Pekerjaan Rumah (PR) bagi kita semua dan terutama Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Namun melihat kondisi di lapangan, kuat dugaan saya bahwa Bandar Judi Togel Sie jie yang berada di Wilayah Hukum Polresta Tanjungpinang kebal hukum.

Oleh karena itu, terkait hal ini segera kami Surati Divisi Profesi dan Pengamanan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Divpropam Mabes Polri) untuk melakukan penyelidikan terkait kurang proporsionalnya APH Polsek dan Polresta Tanjungpinang dalam menangani praktik perjudian, “Jelas Hendra.

Lebih lanjut, dia mengatakan praktik judi togel siejie ini jika ditangani dengan serius maka tidak ada satupun bandar atau masyarakat yang berani membeli judi togel siejie itu sendiri atau berani-beranikan diri tanpa ada seseorang di balik itu semua. Patut untuk diduga oknum polisi nakal di belakang para bandar judi togel siejie. Sehingga, membuat para bandar togel siejie memiliki rasa aman ketika di lapangan menjalankan praktik-praktik perjudian tanpa memiliki rasa takut lagi. Atas kehadiran apalagi keberadaan APH setempat, “kata Hendra.

Mungkin ini terdengar gertak sambal, tapi kami tidak main-main dan kami tidak memiliki rasa takut untuk menggempur habis para Bos besar judi sie jie togel di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang. Walaupun, kami berhadapan sekalipun dengan oknum-oknum yang membekingi para bandar judi togel siejie di Tanjungpinang.

Kami berharap, APH memberantas praktik perjudian jenis apa pun. Agar Kepulauan Riau, Kota Tanjungpinang khususnya bebas dari judi togel siejie. “Pungkasnya”

Adapun, media ini mengonfirmasi beberapa pejabat Aparat Penegak Hukum sebagai berikut:

1. Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., hingga kini masih belum memberikan tanggapan, Minggu (12/10/25) lalu.

2. Kasatreskrim Polresta AKP Agung Tri Poerbowo, S.I.K., M.M., Minggu (12/10/25) lalu. Namun sampai sekarang belum memberikan tanggapan.

3. Kepala Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang, IPDA Freddy Simanjuntak, S.H., mengatakan Terima kasih atas atensinya akan kami cek info tersebut, “tulis IPDA Freddy Simanjuntak saat menanggapi konfirmasi yang dilayangkan oleh media ini, Minggu (12/10/25) lalu.

Ditempat terpisah, media ini masih berusaha untuk mengonfirmasi Diduga Ahang, Aping, Ahwa, Aceng dan Akau Bos Besar Judi Togel di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang. Kuat dugaan tidak pernah ditangkap polisi. Namun anehnya, masyarakat yang membeli yang sering menjadi korban. Apalah Polresta Tanjungpinang Diduga Lagi Melawak di hadapan para Bos judi togel. Oleh karena itu, diminta Polda Kepri untuk turut serta mengungkap kepermukaan secara terang benderang agar masyarakat tau siapa bos besarnya dan siapa beking-ngannya, serta siapa saja yang terlibat dalam hal ini yang di maksud diduga oknum polisi.

Sejalan dengan itu, Sampai berita ini di terbitkan, media ini dan beserta tim. masih berusaha untuk mengonfirmasi Kepala Sub Direktorat V Unit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). (Red/Tim)

 

 

 

Bersambung….

 

 

Part: l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *